Article Detail

Bubur Kertas

13 April 2018 di sentra persiapan ada aktivitas yang tidak biasa.  Hari ini,  kami belajar Pendidikan Karakter Tarakanita (PKT). Kami belajar mengolah sampah atau dalam bahasa lainnya daur ulang sampah. 

Pembelajaran ini dimaksudkan menumbuhkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan.  Hari jumat sebelumnya kami mengumpulkan koran dan kertas bekas dan kami merendamnya.  Peserta didik antusias ketika mengaduk aduk kertas dan koran yang sudah direndam.  

Satu minggu setelahnya,  yaitu hari ini kami mengolahnya menjadi tempat pensil, tempat mainan.  Ekspresi peserta didik berbeda antara yang satu dengan yang laiinya. Ada yang sangat senang namun ada yang merasa jijik karena tekstur bubur kertas dan dicampur dengan lem serta bauk kertas yang direndam.  

Setelah dimotivasi diberi reward mereka berantusias, "ayoo semangat,  nah si A sudah mau selesai.  Hebat. Ayo yang laiinnya mana". Namun masih ada saja yang mengeluh,  "iuhhh jijik miss" .

setelah melewati semua proses akhirnya peserta didik dapat menyelsaikan semuanya dan mereka sangat senang karena berhasil.  

Belajar tidak selalu dengan pensil dan buku.. 
Comments
  • there are no comments yet
Leave a comment